TEMANGGUNG - Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Kodim 0706/Temanggung memperkuat sinergi lintas sektor guna menjaga stabilitas hubungan industrial di wilayah “Kota Tembakau”. Langkah ini dinilai strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah di tengah dinamika nasional.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui audiensi yang digelar di Makodim Temanggung, Jumat (17/4/2026), dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Temanggung, Apindo, hingga perwakilan serikat pekerja seperti DPC Hukatan dan Sekar Prima PWKWI.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan persepsi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam menyambut May Day secara kondusif dan produktif.
Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Kabupaten Temanggung, Ragil Budi Ilsyantoro, S.H., menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara aspirasi buruh dan stabilitas wilayah.
“Kami ingin memastikan peringatan Hari Buruh 2026 berjalan dengan semangat kebersamaan, aspirasi pekerja tersampaikan, namun tetap menjaga kondusivitas daerah, ” ujarnya.

Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., yang didampingi Kasdim Mayor Cba Agus Jumawan, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa TNI memiliki peran dalam menjaga stabilitas keamanan demi kelancaran aktivitas ekonomi.
“TNI mendukung penuh rangkaian kegiatan Hari Buruh 2026. Kami memandang buruh sebagai pilar penting dalam ketahanan ekonomi nasional, sehingga stabilitas harus dijaga bersama, ” tegasnya.
Lebih lanjut, Dandim menekankan bahwa dialog terbuka antar pihak menjadi kunci dalam mencegah potensi konflik di lapangan. Sinergi antara regulator, pelaku usaha, dan serikat pekerja dinilai sebagai formula ideal untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di Temanggung.
Audiensi yang berlangsung hangat ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menyelenggarakan peringatan May Day 2026 secara edukatif, aman, dan penuh semangat gotong royong.
Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan hubungan industrial di Temanggung tetap harmonis, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

Updates.