TEMANGGUNG - Semangat kebersamaan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat Temanggung kian membara dalam percepatan pembangunan infrastruktur vital. Proyek Jembatan Garuda di Desa Batursari, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, kini memasuki fase krusial dengan pengecoran struktur cakar ayam, pondasi utama yang menentukan kekuatan jembatan masa depan. Kamis, (16/4/2026), menjadi saksi nyata kolaborasi ini.
Dipimpin langsung oleh Komandan Rayon Militer (Danramil) 05/Candiroto, Kapten Inf Triadji, bersama jajaran Babinsa, kegiatan ini tak hanya melibatkan personel TNI, namun juga partisipasi aktif warga setempat. Kerja keras mereka terlihat jelas di lapangan, mencerminkan denyut nadi gotong royong yang selalu menjadi perekat sosial dalam setiap pembangunan.

Kapten Inf Triadji menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini adalah wujud nyata komitmen Kodim 0706/Temanggung dalam pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan. Ia berharap, selesainya jembatan ini akan membuka gerbang baru bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas sehari-hari masyarakat.
"Pengecoran cakar ayam ini menjadi bagian penting untuk memastikan kekuatan dan ketahanan jembatan. Kami berharap pembangunan ini segera selesai agar dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas sehari-hari, " ucap Kapten Inf Triadji.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat adalah kunci. Kolaborasi yang solid tak hanya mempercepat pengerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang kelak akan dinikmati bersama.
Salah satu warga Desa Batursari, Ibu Asih, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengungkapkan harapan besar agar jembatan yang dibangun dengan jerih payah bersama ini segera tuntas dan berdampak positif bagi kehidupan warga.
"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan bapak-bapak TNI. Semoga jembatan ini segera selesai dan bisa membantu aktivitas warga sehari-hari, " tuturnya.
Jembatan Garuda diproyeksikan menjadi urat nadi strategis yang menghubungkan berbagai wilayah, sekaligus memutus rantai keterisolasian desa di Kecamatan Candiroto. Lebih dari sekadar struktur fisik, jembatan ini diharapkan mampu memantik pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan progres yang terus digenjot, harapan besar tertuju pada selesainya proyek ini dalam waktu dekat. Kehadiran TNI dalam pembangunan ini menegaskan kembali peran vitalnya sebagai garda terdepan dalam mendukung kemajuan daerah dan memperkokoh kemanunggalan dengan rakyat. (*)

Updates.