Kodim Temanggung: Isra Mikraj, Pilar Karakter Prajurit Unggul

    Kodim Temanggung: Isra Mikraj, Pilar Karakter Prajurit Unggul

    TEMANGGUNG - Di tengah hiruk-pikuk kesibukan, Komando Distrik Militer (Kodim) 0706/Temanggung mengambil jeda untuk merenungi peristiwa monumental. Dalam suasana khidmat pada Rabu (21/01/2026), Masjid Al-Hidayah Makodim menjadi saksi peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Bukan sekadar ritual, acara ini adalah panggilan jiwa bagi seluruh keluarga besar Kodim.

    Peringatan yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., ini dihadiri oleh para prajurit gagah berani, Pegawai Negeri Sipil yang berdedikasi, serta para istri tercinta dari Persit KCK Cabang XXVI Kodim 0706/Temanggung. Sebuah sinergi yang indah, menunjukkan bahwa penguatan iman adalah tanggung jawab bersama.

    Dengan mengusung tema 'Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Guna Menuju Indonesia Maju', acara ini menegaskan bahwa fondasi terkuat seorang prajurit bukan hanya pada keterampilan tempur semata, melainkan pada akhlak mulia yang bersumber dari keteladanan Rasulullah SAW. Ini adalah cetak biru untuk membentuk pribadi yang profesional, disiplin, dan tak tergoyahkan integritasnya.

    Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam. Peringatan Isra Mikraj baginya bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah kesempatan berharga untuk merenung dan memperdalam pembinaan rohani. Ia menekankan bahwa nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, dan kedisiplinan yang diajarkan oleh peristiwa Isra Mikraj, terutama kewajiban shalat lima waktu sebagai tiang agama, harus meresap dalam setiap tindakan dan ucapan prajurit dalam menjalankan tugas negara.

    “Peristiwa Isra Mikraj mengajarkan nilai keimanan, ketaqwaan, dan kedisiplinan, khususnya kewajiban shalat lima waktu sebagai tiang agama. Nilai-nilai ini harus tercermin dalam sikap dan perilaku prajurit dalam setiap pelaksanaan tugas, ” tegas Letkol Inf Hermawan.

    Lebih lanjut, Dandim Hermawan menjelaskan bahwa shalat bukan hanya sekadar ibadah personal yang memupuk kedekatan dengan Sang Pencipta, tetapi juga menjadi sarana ampuh dalam membentuk mental, moral, dan karakter prajurit. Dengan shalat, diharapkan setiap prajurit senantiasa mengemban tanggung jawabnya dengan penuh integritas, menjadi garda terdepan pengabdian untuk bangsa dan negara.

    Kearifan dari Ustadz Eko Prasetyo semakin memperkaya makna peringatan ini. Melalui tausiahnya, hikmah di balik peristiwa Isra Mikraj, khususnya perintah shalat lima waktu sebagai wujud kasih sayang tak terhingga dari Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW, dikupas tuntas. Beliau mengingatkan, rasa syukur yang terdalam harus diwujudkan melalui ketaatan dan amal perbuatan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

    Kodim 0706/Temanggung berharap melalui momentum berharga ini, keimanan dan ketaqwaan para prajurit akan semakin terasah. Harapannya, mereka akan bertransformasi menjadi prajurit yang prima, profesional, dan humanis, siap mengabdikan diri sepenuhnya untuk kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara tercinta.

    isra mikraj kodim temanggung pembinaan rohani tni karakter prajurit akhlak rasulullah keagamaan militer
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Kodim Temanggung Matangkan Strategi Militer...

    Artikel Berikutnya

    Dandim Temanggung Dorong Koperasi Desa Jadi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Rancangan UU Disinformasi Ancaman Kebebasan Berekspresi?
    Kepala Rutan Temanggung Pastikan Keamanan dan Program Ketahanan Pangan Berjalan Lancar dengan Terjun Langsung Keliling Brandgang
    Primkop Kartika B-03 Perkuat Ekonomi Prajurit di Tengah Badai Ekonomi Global
    Dandim Temanggung Perkuat Ekonomi Desa Lewat KDKMP di Evaluasi Nasional
    PA3KN DPR Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Kebijakan untuk Penguatan Analisis APBN

    Ikuti Kami