PADI Jateng 2026: Dandim Temanggung Dorong Kolaborasi TNI dan Petani Milenial Wujudkan Kedaulatan Pangan

    PADI Jateng 2026: Dandim Temanggung Dorong Kolaborasi TNI dan Petani Milenial Wujudkan Kedaulatan Pangan
    Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., hadir mewakili Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., dalam acara pembukaan Pekan Agro Digital dan Inovasi (PADI) Jawa Tengah 2026 yang digelar di Agro Center Soropadan, Temanggung, Kamis (23/4/2026).

    TEMANGGUNG - Komitmen memperkuat ketahanan pangan nasional kembali ditegaskan dalam pembukaan Pekan Agro Digital dan Inovasi (PADI) Jawa Tengah 2026 yang digelar di Agro Center Soropadan, Temanggung, Kamis (23/4/2026).

    Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., hadir mewakili Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., dalam acara yang menjadi ajang kolaborasi antara petani, pemerintah, dan pelaku industri pertanian tersebut.

    Kehadiran TNI dalam forum ini menegaskan peran strategis institusi militer dalam mendukung sektor pertanian, khususnya dalam mendorong transformasi menuju digitalisasi dan regenerasi petani milenial.

    Acara yang dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menekankan pentingnya sinergi antara pengalaman petani senior dan inovasi teknologi yang digerakkan generasi muda.

    “Kedaulatan pangan harus dipersiapkan sejak dini. Jika pertanian kita didukung teknologi dan digerakkan anak muda, maka hasilnya akan meningkat dan mampu bersaing di pasar global, ” ujar Taj Yasin dalam sambutannya.

    Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Hermawan menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi stabilitas nasional.

    “PADI Jateng 2026 menjadi jembatan strategis bagi petani milenial untuk memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan produktivitas. TNI siap mendukung melalui pendampingan hingga ke tingkat desa, ” ungkapnya.

    Ia menambahkan, digitalisasi di sektor pertanian bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus diadaptasi untuk meningkatkan daya saing.

    “Melalui Babinsa, kami akan terus mengawal inovasi pertanian agar petani tidak hanya kuat dalam produksi, tetapi juga cerdas dalam membaca pasar dan mengelola data, ” tambahnya.

    PADI Jateng 2026 menghadirkan berbagai inovasi pertanian, termasuk integrasi bursa kerja sektor industri pengolahan yang menarik minat ribuan pengunjung. Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pertanian berkelanjutan.

    Sebagai agenda tahunan, PADI diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus mendorong promosi komoditas unggulan Jawa Tengah seperti kopi, alpukat, dan sektor peternakan ke pasar nasional hingga internasional.

    Dengan sinergi antara pemerintah, TNI, dan petani milenial, upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional diyakini semakin kuat dan berkelanjutan.

    (Agung)

    padijateng2026 ketahananpangan petanimilenial tniuntukrakyat temanggung jawatengah digitalisasipertanian beritadaerah
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Rawat Toleransi di Lereng Kaloran, Dandim...

    Artikel Berikutnya

    Audit Kinerja Kodim 0706/Temanggung Dimulai,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    PADI Jateng 2026: Dandim Temanggung Dorong Kolaborasi TNI dan Petani Milenial Wujudkan Kedaulatan Pangan
    Abdullah Rasyid: Menjemput Pikiran, Menenun Kedaulatan, Strategi 'Brain Gain' dalam Asta Cita
    Panen Raya Edamame di SMKN 1 Bawen, Zulhas Dorong Sekolah Vokasi Tembus Pasar Ekspor
    Menhan dan Panglima TNI Tinjau Latgab 2026 di Karimunjawa, Pangdam Diponegoro Pastikan Dukungan Penuh
    Kemnaker Sinkronkan Pelatihan Vokasi dengan Industri KEK, 60 Ribu Kuota Pelatihan Disiapkan

    Ikuti Kami